“bisnis yang baik dan halal itu dilihat dari apakah bisnis tersebut menjauhkan kita atau mendekatkan kita kepada Tuhan”
hayoooh….. bener banget deh…. langsung rasanya saat itu ungkapan tersebut menusuk rusuk saya, karena pada saat khutbah tsb berlangsung, saya tengah menggeluti bisnis yang membuat saya terus menerus di depan laptop, dzuhur suka nyaris digabung dengan ashar, ashar mendekati maghrib, isya dengan mimik yang mengantuk karena sudah kemalaman, shubuh suka dilakukan dialam mimpi (karena ketiduran, hehehe) hanya maghrib yang masih suka saya lakukan di awal (karena sekalian meneruskan wudhu saat solat ashar yang mepet maghrib tsb).
Smua itu membuat ritme hidup menjadi tidak seimbang. Seakan-akan kering dan gersang karena kita mengejar dunia. Klau udah gini, sebaiknya mulai mawas diri deh…karena dalam berbisnis pun kita memerlukan keseimbangan antara Allah dan Manusia.
Carilah bisnis atau pekerjaan yang tetap mementingkan sujud kepada Allah SWT. Karena bagaimanapun rejeki itu datangnya atas seijin Allah. Selain itu seimbangkan pula dengan membangun silaturahmi dengan sesama. Jangan lupa sedekah. Dan bahagiakan orang-orang terdekat kita. (more…)
Incoming search terms:
- jilbab murah di jabodetabek
- curhat rumah tangga
- aku jualan jilbab modal
- mungkinkah aku naik haji
- kiat-kiat menjadi pengusaha jilbab baru
- sukses bisnis jilbab/kerudung
- Kunci sukses jadi pengusaha kerudung
- kisah sukses jualan kebaya
- Jika bisnis jilbab gagal
- dzuhur






