Pagi itu SMS di handphone penjualanku berbunyi. Ada SMS dari salah satu customerku di Makasar, isinya cukup membuat aku kecewa dan merah padam. Mau tau isinya? Customerku komplain : “Mukena saya kok belum sampai ya sudah 1 bulan yll, padahal saya sudah bayar”
Masyaallah… bagai ditampar rasanya baca SMS tersebut. Bagaimana tidak, aku berani membuka toko online ini, salah satu tujuannya agar mendapatkan keridhoan Allah SWT, pengen mendapatkan berkah, ibadah, dan tidak pernah terbersit dalam pikiran dan benakku untuk “bohong”. Semua order sudah aku cek list, dan aku pastikan terkirim. Lalu apa yang membuat satu order ini pending begitu lama?
Lalu aku jawab melalui SMS : ” Mohon maaf bu, order atas nama siapa, dimana, dan tanggal berapa? Kami bantu cek”
Beberapa saat kemudian si Ibu SMS kembali : “Atas nama Hajjah Mus (nama disamarkan) di Makasar, order tanggal 8 September 2009″
Masyaallah….. order yang sudah cukup lama dan kenapa Ibu itu baru konfirmasi sekarang kalo ordernya belum beliau terima. Rasa bersalah makin menderaku… Yaaa Allah… Ampunilah hamba-Mu yang khilaf ini. Setelah itu akupun segera cek semua resi dari jasa pengiriman yang selama ini aku gunakan. AKu menemukan satu resi tertanggal 10 September 2009 yang aku kirimkan atas nama Ibu Hajjah Mus di Makasar. Alhamdulillah… ternyata aku sudah mengirimkan barangnya, dalam arti amanah beliau, kepercayaan beliau setidaknya sudah aku laksanakan. Lalu aku mencoba tracking melalui website jasa pengiriman langgananku tersebut. (more…)
Incoming search terms:
- order oriflame harus mengirim bukti transaksi
- arti resi pengiriman
- pengertian resi dalam pengiriman barang
- alasan memilih jasa pengiriman barang
- pengiriman oriflame buruk
- pengiriman jasa kurir oriflame
- oriflame kecewa penipu gagal
- Order oriflame belum bayar
- no telepon jasa pengiriman
- nama perusahaan jasa pengiriman



