
Film Ketika Cinta Bertasbih yang baru dirilis beberapa hari belakangan ini ternyata sudah menimbulkan ledakan penonton yang dahsyat. Film Ketika Cinta Bertasbih benar-benar banjir penonton. Terhitung sejak di tayangkan di Bioskop, telah terjual lebih dari 700.000 karcis.
Film ini digarap berdasarkan novel karya Habiburahman El Shirazy, cerita dalam novel ini berhasil mengaduk-aduk emosi pembacanya. Masih bercerita dengan latar belakang Negera Mesir, Film ini bercerita tentang perjalanan seorang pemuda menemukan keberhasilan di Negeri orang.
Pemeran utama dimainkan oleh Abdullah Khairul Azzam, seorang mahasiswa Indonesia yang datang jauh-jauh dari pelosok desa di pulau jawa untuk melanjutkan studinya di Mesir. Azzam, demikian nama panggilan pemuda itu, adalah seorang pekerja keras. Ia memiliki beberapa adik yang harus dibiayainya, hingga dengan kekhlasan hati ia harus berkorban dengan menjadi penjual bakso dan pembuat tempe. Ceritanya penuh dengan romantika yang sarat dengan hikmah. Isinya bagus serta dapat mengajari kita soal hidup, cinta dan bagaimana mengatur skala prioritas dalam mengambil tindakan. Tersebutlah bahwa Azzam adalah mahasiswa Indonesia di Al Azhar, yang belajar disana karena berhasil memperebutkan beasiswa dari Departemen Agama. Ia adalah prototype anak Indonesia yang pintar, cerdas, dan bersahaja, namun lahir dari kalangan keluarga pas-pasan.
Kecerdaan Azzam kian terbukti tatkala di tahun pertama menimba ilmu di Al Azhar ia memperoleh predikat jayyid jidda (istimewa), dan oleh karenanya ia mendapat beasiswa dari Majlis A’la.
Incoming search terms:
- nama dalam novel ketika
- kata yg indah dalam novel ketika cinta bertasbih
- foto adik azzam
- Nama lengkap azzam kcb
- nama keluarga azam film ketika cinta
- pemeran adik azzam kcb
- nama dalam novel ketika cinta bertasbih
- Pemeran Sarah dalam film ketika cinta bertasbih
- nama ayah dari habiburahman el shirazy
- nama adiknya azam pemeran film kcb



