Kemaren pas mau dinas luar, aku liat ada mas-mas bertangan buntung di perempatan jalan. Dia menengadahkan tangannya untuk meminta uang pada kita alias mengemis. Diantara ribuan kendaraan dia memohon belas kasihan kepada siapa saja yang menggunakan mobil. Tadinya menimbulkan rasa iba, karena dia pasti tidak bisa bekerja dengan kondisi tangan yang buntung tersebut. Lalu satu… dua…. tiga… dan gak tau berapa banyak lagi penumpang mobil menyodorkan seribu, dua ribu bahkan ada yang ratusan ribu.
TAPI….
Coba perhatikan lagi, apakah tangannya benar-benar buntung? Ternyata tidak. Tangannya dia ikat kebelakang, kemudian dia memakai baju yang longgar. Sehingga seakan-akan bertangan buntung.
Masyaallah…. sedemikian tidak bersyukurnya manusia. Diberikan tangan yang normal dan utuh, dibuat seakan-akan buntung untuk mencari uang. Tidakkah dia menyadari itu? Seharusnya, tangan yang utuh itu lebih bermanfaat bila digunakan untuk bekerja. Menjadi loper koran kah, atau menjadi tukang semir sepatu kah, atau menjadi penjual aqua kah, atau apa saja yang bisa menghasilkan rejeki dengan berkah.
Sedemikian putus asanya kah dia sampai-sampai tangan nya yang utuh, dia buat seakan-akan buntung? Bagaimana bila tangannya benar-benar buntung? Masyaallah…. Naudzubillahimindalik….
Incoming search terms:
- buntung
- tangan buntung
- permain tangan buntung
- manusia tangan buntung
- tukang semir sepatu jadi sukses
- menengadah tangan meminta uang kepada ibu
- jilbab segi tiga utuh
- permainan tangan buntung
- tanga buntung
- film orang buntung









May 21, 2010 at 4:18 pm -
Padahal janji Allah itu pasti. Barangsiapa yang bersyukur maka akan ditambah nikmatnya….Salam kenal n salam sukses.
hans.
July 20, 2010 at 4:02 pm -
Itulah orang yang tidak mensyukuri nikmat Tuhan..Ssst saya ada rtikel bagus juga lho
July 26, 2010 at 4:32 pm -
Wah pura2 buntung nggak baek tuh… buntung beneran tahu rasa dia..