Salah satu tantangan dalam berbisnis online dan atau mempunyai toko online adalah bahwa kita harus bisa berdamai dengan prasangka buruk. Prasangka Buruk disini adalah prasangka buruk dari customer terhadap kita sebagai pebisnis online. Dengan semakin banyaknya modus penipuan melalui internet, kondisi seperti ini wajib kita waspadai.
Caranya adalah dengan menjaga kredibilitas online kita. Berikan informasi sejelas-jelasnya tentang siapa diri kita, dimana lokasi bisnis kita, no telpon, alamat website dan bila perlu alamat jaringan social semacam Facebook. Tujuannya jelas adalah agar customer atau klien kita merasa nyaman dan tenang berbisnis dengan kita.

Berdamai Dengan Prasangka Buruk
Namun sisi negatif dari dipublikasikannya data diri kita di dunia maya adalah adanya kemungkinan kita menjadi target “penipuan online” juga, he he he. Untuk itu tetap saja waspada, tetap profesional dengan memberikan informasi yang optimal.
Berikut pengalamanku berdamai dengan prasangka buruk sbb :
Mau kirim barang melalui ekspedisi baru
Beberapa hari yang lalu, seorang customer meminta aku untuk mengirimkan pesanannya melalui jasa ekspedisi yang lebih murah, agar beliau dapat lebih menghemat biaya kirim. Itu adalah hal yang wajar bagiku, seperti hukum ekonomi siapapun pasti menginginkan mengeluarkan biaya serendah-rendahnya untuk bisa mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya.
Oleh karena itu aku mencoba mencari jasa ekspedisi yang murah serta terjangkau dari tempat tinggalku. Kebetulan ada seorang kenalan yang merekomendasikan jasa ekspedisi tertentu yang menurut dia bagus dan murah. Setelah aku bandingkan tarifnya, ternyata memang jauh lebih murah dibandingkan jasa ekspedisi yang selama ini aku pakai.
Lalu, aku pun menginformasikannya kepada customer dan beliau setuju untuk menggunakan jasa ekspedisi tersebut.
Sebagai pelanggan baru bagi si Jasa Ekspedisi tersebut, aku berhak menanyakan beberapa hal terutama dengan alamat dan no telpon cabang/perwakilan ekspedisi tersebut di kota yang dituju. Pada saat aku menanyakan itu, pihak jasa ekspedisi tersebut justru malah marah-marah tanpa memberikan penjelasan yang akurat. Sebagai customer aku pun langsung “ragu” akan kredibilitas jasa ekspedisi ini, dan setelah aku pertimbangkan, aku cancel saja pengirimannya dan kembali ke Jasa Ekspedisiku yang lama. Aku berfikir, lebih baik aku “nombok” Rp 100.ooo daripada order customerku senilai Rp 2.500.000 hilang tak tentu rimbanya.
Point nya :
Sikap dan cara menjelaskan identitas diri sangat menentukan penilaian dan kepercayaan customer kepada kita.
Incoming search terms:
- jasa wkspedisi bagus dan murah






December 11, 2009 at 2:48 pm -
ooo gitu to, mbak.Jadi klo ada yg nawarin yg murah2 kita patut waspada…tapi nek ditawari mba nitta jilbab murah aku langsung njupuk kok…sebelum juragane berubah pikiran wa ka ka..
December 13, 2009 at 6:55 pm -
Are you a professional journalist? You write very well.
December 14, 2009 at 12:22 am -
wooo jaaan…. sakjane critane masih panjang… tapi dah keburu ngantuk… hihihi
[Ngider lagi ] Yang Jilbab Yang Jilbab…. wkwkw
December 14, 2009 at 12:24 am -
@Cheap : Yes I am..
May 12, 2011 at 3:06 pm -
slalm knal ja cmua’a,..